Kamis, 25 Agustus 2022

Percobaan

 





https://vlab.belajar.kemdikbud.go.id/LabMaya/Play/22c47c3a-09d1-4ad9-95b5-137f4890bc3c

Kamis, 24 Maret 2022

Luas Permukaan Gabungan Bangun Ruang Silinder + Balok

 

Tentukan luas permukaan gabungan bangun ruang berikut!

Penyelesaian :

Luas permukaan bangun gabungan adalah bagian kulit bangun ruang yang tampak dari luar. Dalam hal ini bagian sisi bangun ruang balok dan silinder yang tampak dari luar. Sisi atas bangun ruang tersebut merupakan daerah persegi dengan ukuran 7 cm x 7 cm. Sisi alas bangun tersebut berupa daerah persegi dengan ukuran 7 cm x 7 cm. Sedangkan sisi samping bangun tersebut berupa 4 buah  daerah persegi panjang dengan ukuran 7 cm x 10 cm dan selimut tabung dengan tinggi tabung 5 cm. 

Untuk menyelesaikan soal ini bisa dilakukan dengan menentukan keliling lingkaran tutup tabung yang berdiameter 7 cm.  Keliling lingkaran tersebut digunakan untuk menemukan luas selimut tabung.
Dengan demikian luas permukaan dapat ditentukan dengan menjumlahkan luas sisi atas, luas alas, dan luas sisi samping. 


Luas sisi atas dapat ditentukan dengan mengalikan panjang rusuk persegi bagian atas yaitu   7 x 7  49 cm2.

Luas alas dapat ditentukan dengan mengalikan panjang rusuk persegi bagian bawah yaitu   7 x 7  49 cm2.

Sisi samping ada dua macam yaitu sisi  samping bagian atas berupa selimut tabung sedangkan sisi samping bagian bawah berua 4 buah bangun persegi panjang.

Luas sisi samping bagian bawah dapat ditentukan dengan menjumlahkan luas dari 4 buah bangun persegi panjang, yaitu 4 x 7 x 10 = 280 cm2. 

Selimut jika dibedah akan membentuk bangun persegi panjang dengan sisi panjang = keliling lingkaran sedangkan lebarnya = tinggi tabung yaitu 5 cm.

Keliling lingkaran dapat ditentukan dengan rumus K = π x d = 22/7 x 7 cm = 22 cm.
Dengan demikian luas selimut tabung sama dengan luas persegi panjang dengan L = 22 cm x 5 cm = 110 cm2.

Setelah mengetahui luas semua sisi-sisinya dapat diketahui luas permukaan bangun gabungan tersebut dengan cara menjumlahkan luas seluruh sisi-sisinya, yaitu L = L1 + L2 + L3 + L4.
L= 49 cm2 + 49 cm2 + 280 cm2 + 110 cm2 = 488 cm2.

Selamat belajar  ✍️💥





Rabu, 23 Maret 2022

Volume Gabungan Bangun Ruang (L)


Dimas memiliki sebuah kolam ikan berbentuk letter L. Ukuran kolam tersebut seperti pada gambar di bawah ini. Berapakah daya tamung (volume) kolam milik Dimas?


Penyelesaian:

Bangun di atas merupakan gabungan dari dua bangun balok. Untuk mengerjakan soal tersebut pertama kali yang dilakukan adalah membagi dua bangun tersebut menjai dua bangun yang terpisah.
Bangun I merupakan balok dengan ukuran 2 m x 1 m x 0,8 m. Sedangkan bangun II merupakan balok dengan ukuran 2 m x 1 m x 0,5 m.
Selanjutnya menemukan volume dari kedua bangun balo tersebut, yaitu:
Volume Balok I = p x l x t = 2 m x 1 m x 0,8 m = 1,6 m3
Volume Balok II = p x l x t = 2 m x 1 m x 0,5 m = 1 m3

Jadi volume bangun gabungan yang berbentuk letter L tersebut  adalah 1, 6 m3 + 1 m3 = 2,6 m3.

Jadi volume kolam milik Dimas adalah 2,6 m3.



Rabu, 06 Oktober 2021

Latihan Keliling Lingkaran (2)

 Soal : 

Sepeda Pak Karmin memiliki roda dengan diameter 70 cm.

Berapa jarak yang ditempuh sepeda motor Pak Karmin jika roda berputar 1500 kali?


Rabu, 02 Juni 2021

Pembahasan Soal Keliling Persegi (1)

 

Soal: 

Sebuah taplak meja berbentuk persegi dengan panjang sisi 60 cm. Bagian tepi taplak tersebut akan dihias dengan pita berwarna merah sepanjang keliling taplak tersebut. Berapa cm pita yang dibutuhkan untuk menghias taplak meja tersebut?


Pembahasan:

Taplak pada soal di atas berbentuk persegi. Panjang pita yang dibutuhkan untuk menghias bagian tepi  taplak tersebut sama dengan panjang keliling bangun persegi tersebut. Bangun persegi merupakan salah satu bangun datar yang memiliki 4 sisi sama panjang.

Karena panjang sisi pada bangun persegi tersebut 60 cm, maka keliling bangun tersebut 4 kali panjang sisi atau 4 X 60 cm = 240 cm.

Dengan demikian pita yang dibutuhkan untuk menghias taplak tersebut sepanjang 240 cm.

Minggu, 20 Desember 2020

Kegiatan BDR masa libur

 

Assalamu'alaikum,,wr,wb. 

Perlu saya sampaikan bahwa keberhasilan belajar di masa Pandemi adalah didukung dengan efektifitas kegiatan Belajar Dari Rumah. Kegiatan Belajar Dari Rumah akan berhasil maksimal jika anak-anak memiliki *semangat kemandirian* dalam belajar, tidak tergantung Bapak/Ibu Guru. 

Kemandirian dalam mengatur waktu belajar, kemandirian mengerjakan tugas, serta kemandirian dalam menyelesaikan tugas tepat waktu. 

Dengan menyelesaikan tugas tepat waktu maka proses belajar mengajar berlangsung dengan lancar. 

Namun jika sebagian anak terlambat dalam mengerjakan atau mengumpulkan tugas, mengakibatkan agenda belajar tertunda atau terganggu.


Oleh karena itu penting sekali untuk menyegerakan melaksanakan tugas belajar tanpa menunda-nunda. 

Sebagaimana kata orang bijak, "Kedisiplinan Pangkal Kesuksesan".

Semangat Belajar Anak-anak.......!!!!! 💪💪💪💪💪

Wassalamu'alaikum, wr, wb.

--------

Ada beberapa kegiatan yang perlu dilaksanakan anak-anak di rumah selama liburan semester.   Kegiatan tersebut perlu diadakan agar libur semester tidak dilewatkan dengan sia-sia.


Adapun kegiatan yang perlu dilakukan adalah aktifitas ringan yang menyenangkan namun anak-anak dapat belajar dari proses dan pengalaman.


Kegiatan / tugas untuk dilakukan anak-anak kelas 6 SD Negeri 2 Beji semasa liburan, yaitu;


1. *Menggambar motif batik.* (Motif batik merupakan kreatifitas anak-anak, bukan mencontek motif yang sudah ada. Boleh memodifikasi motif yang sudah ada)


2. Membuat *tempat pensil* dari bahan *bambu atau kayu.* (Boleh dilakukan pewarnaan agar lebih menarik)


3. Membuat karya sastra berupa *Pantun Nasihat* sebanyak *minimal 4 bait.*(dikirim  setelah tugas 1 dan tugas 2 diselesaikan melalui WhatsApp ke nomor *085227445098* atau ke alamat email *ponolik@yahoo.com* .


4. *Menceritakan Pengalaman berharga ketika libur* (dikirim  tanggal 1 Januari 2021 melalui WhatsApp ke nomor *085227445098* atau ke alamat email *ponolik@yahoo.com*.)

Selamat Belajar ..... Tetap Semangat .....💪💪💪

------------


Jumat, 11 Desember 2020

Pembahasan Soal Matematika BDR 17

 

*Ketika sedang menyiram  tanaman Anisa memperhatikan pot bunga yang berbentuk lingakaran, unsur lingkaran diaantaranya adalah titik pusat, jari – jari, diameter, busur, busur, temberang dan juring.Sekarang, coba kalian jelaskan yang dimaksud dengan temberang dan  juring dengan  bahasamu  sendiri !


Jawaban: 

Tembereng adalah luasan pada daerah lingkaran yang dibatasi oleh busur dan tali busur.

Juring adalah luasan pada daerah lingkaran yang dibatasi oleh dua buah jari-jari dan busur lingkaran.


Penjelasan: 


Tembereng merupakan bagian dari juring lingkaran. Juring lingkaran merupakan bagian dari daerah lingkaran. 


Pembahasan Soal Matematika B.14

 

Soal 14:

*Pada saat Ibu Hartono mau menyiapkan bekal minuman jus jambu merah buat Reza, kebetulan bahan – bahan yang dibutuhkan sudah habis. Reza diminta tolong oleh ibu membeli bahan – bahan di warung sebelah, Ia membeli jambu merah 1kg Rp.12.000,00 dan gula 1kg Rp.14.000,00. Hitunglah berapa jumlah uang yang harus dibayarkan Reza?


Jawaban:

Diketahui, harga 1kg jambu merah: Rp. 12.000,00

                  Harga 1 kg gula : Rp. 14.000,00


Ditanyakan, jumlah uang yang dibutuhkan=?


Jawab, jumlah uang yang dibutuhkan

              = Rp.12.000,00  +      Rp.14.000,00

               = Rp.26.000,00


Penjelasan cara mengerjakan:

Soal 14 di atas tergolong kategori soal yang mudah. Untuk mengerjakannya cukup dengan menjumlahkan harga 1 kg jambu merah dengan harga 1 kg gula. Jika itu sudah dilakukan maka hasilnya langsung dapat diketahui. 

Selamat Belajar .....



Pembahasan Soal Matik BDR 16

 

Soal 16:

1. Setelah menyapu halaman rumah, Ilham menemukan benda yang berbentuk balok dengan ukuran panjang 24 cm, lebar 12 cm, dan tingginya 18 cm. Berapa volume benda yang ditemukan oleh ilham ?

2. Sebuah balok berukuran panjang 12 cm, lebar 8 cm dan tinggi 6 cm. Berapa volume balok tersebut ?

3. Kotak berikut terdiri atas 2 lapis kubus yang berukuran 1 cm. Terdapat 4 baris kubus untuk setiap lapis, setiap baris terdiri atas 3 kubus. Maka volume dari balok tersebut adalah ...

------------

Jawaban:

*1. Diketahui panjang balok 24 cm ; lebar balok 12 cm; tinggi balok 18 cm.

Ditanyakan, volume balok = ?

Jawab, V = p x l x t  = 

                = 24 x 12 x 18 

                = 5.184 cm³

Penjelasan cara mengerjakan:

Pada soal nomor 1 ditanyakan volume balok yang telah diketahui ukuran panjang, lebar dan tinggi balok. Maka untuk mengerjakannya sangat mudah yaitu dengan mengalikan ukuran panjang, lebar dan tinggi balok tersebut menggunakan rumus volume balok.


*2. Diketahui panjang balok 12 cm ; lebar balok 8 cm; tinggi balok 6 cm.

Ditanyakan, volume balok = ?

Jawab, V = p x l x t  = 

                = 12 x 8 x 6

                = 576 cm³

Penjelasan cara mengerjakan:

Pada soal nomor 2 ditanyakan volume balok yang telah diketahui ukuran panjang, lebar dan tinggi balok. Seperti soal nomor 1. Maka untuk mengerjakannya sangat mudah yaitu dengan mengalikan ukuran panjang, lebar dan tinggi balok tersebut menggunakan rumus volume balok.



*3. Diketahui jumlah lapis : 2

                     jumlah baris tiap lapis : 4

                    Jumlah kubus tiap baris : 3

                    Ukuran kubus : 1 cm³

Ditanyakan, volume balok = ?

Jawab, volume balok = jumlah kubus dalam balok

             V = 2 x 4 x 3 x 1cm³ 

                = 24 cm³


Penjelasan cara mengerjakan:

Soal nomor 3 termasuk jenis soal "High Order Thinking Skills (Hots)". Untuk melatih kemampuan memecahkan masalah dan menemukan solusi dari persoalan. Jenis soal ini nggak pakai rumus lagi, namun anak berusaha mencari cara menemukan jawaban setelah betul-betul memahami soal. Kalau diperhatikan soal tersebut. Berdasarkan kalimat soal. Dapat diurutkan dari unsur terkecil ke unsur terbesar. Sebagai berikut.

Kubus, baris, lapis, kotak/balok.

Ukuran kubus 1 cm berarti kubus tersebut memiliki rusuk 1cm.

Satu baris terdiri atas 3 kubus.

Satu lapis terdiri atas 4 baris. 

Dari sini dapat diketahui jumlah kubus pada satu lapis, yaitu dengan mengalikan jumlah kubus pada tiap baris dengan banyaknya baris ( 3 x 4 = 12 ).


Setelah diketahui hasilnya, kemudian dikalikan dengan banyaknya lapis. Karena kotak/balok tersebut berisi 2 lapis, maka hasil perkalian tadi dikalikan dengan 2 (12 x 2 = 24 ). Setelah dikalikan dengan 2 dan ketemu hasilnya berarti jawaban dari pertanyaan pada soal tersebut sudah  ditemukan, yaitu 24cm³. 

Selamat belajar ....


Jumat, 27 November 2020

Catatan PTM 28 Nopember 2020

 Titik pusat adalah sebuah titik di tengah lingkaran yang jaraknya ke semua titik pada tepi lingkaran sama.

 

 

 

 


Jari-jari aadalah aris lurus  yang menghubungkan titik pusat dengan titik pada tepi lingkaran.

 

 

 

 

 


Diameter garis lurus  yang menghubungkan titik pada tepi lingkaran dengan titik lain pada tepi lingkaran melalui titk ppsat  lingkaran.

 

 

 

 

 

Busur adalah garis lengkung  yang menghubungkan satu titik pada tepi lingkaran dengan titik lain pada tepi lingkaran tersebut.

 

 

 

 

 

 


Penguraangan  Bilangan Bulat Positip dengan Bilangan Bulat Negatip

8 – (- 5) = 13

8 – (- 4) = 12

8 – (- 3) = 11

8 – (- 2) = 10

8 – (- 1) = 9

8 – 0  = 8

8 – 1  = 7

8 – 2  = 6

8 – 3  = 5

8 – 4  = 4

8 – 5  = 3

8 – 6  = 2

8 – 7  = 1

8 – 8  = 0

8 – 9 = (-1)

8 – 10 = (-2)

8 – 11 = (-3)

 

Operasi Hitung Campuran

4 +  5 – 3

( yang dkerjakan terlebih adalah operasi penjumlahan, karena operasi penjumlahan berada disebelah kiri dari operasi pengurangan. Setelah hasil dari ppenjumlahann tersebut ditemukan selanjutnya mengerjakan operasi pengurrangan)

Jadi  4  +  5 – 3 = 9 – 3 = 6

  • 13 – 7 + 5

(yang dkerjakan terlebih adalah operasi pengurangan, karena operasi pengurangan  berada disebelah kiri dari operasi penjumlahan. Setelah hasil dari operasi pengurangan  tersebut ditemukan selanjutnya mengerjakan operasi penjumlahan).

Jadi 13 – 7 + 5 = 6 + 5 = 11

 

23  +  3  x  4 

( Yang dikerjakan terlebih dulu adalah operasi perkalian. Setelah hasilnya ditemukan dilanjutkan mengerjakan operasi penjumlahan )

Jadi 23  +  3  x  4 =  23 + 12  =  35

Latihan

24 + 5 x 6 = 24 + 30  = 54

45 -  6 x 4 = 45 – 24 = 21

50 + 27 : 9 = 50 + 3 = 53

60 – 15 : 3 = 60 – 5 = 55

 

2 x 3 =  6              ==>        6 : 2 = 3           ==>            6 : 3 = 2

3 x 4 =  12           ==>        12 : 3 = 4          ==>           12 : 4 = 3

4 x 5 =  20              ==>        20 : 4 = 5           ==>            20 : 5 =   4

9 x 3 =  27              ==>        27 : 9 = 3           ==>            27 : 3 = 9

 

½ + ½ x 6  =  ½ + 3 = 3 ½

5¼ - 2½ : 2 =  5¼ - 1¼ = 4

5¼ = 4 + 1¼

12¾ : 3 + 1¼ =  ...

12¾ : 3 + 1¼ =  4¼ + 1¼ = 5½

12¾ : 3 + 0,75 = 4¼ + ¾ = 5

Jumat, 10 Januari 2020

Materi bangun ruang SD

PRISMA

Bidang (sisi) adalah daerah yang membatasi bagian luar dengan bagian dalam dari suatu bangun ruang.
Rusuk adalah perpotongan dua buah bidang yang berupa garis lurus.
Titik sudut adalah perpotongan dari tiga buah rusuk atau lebih.

Prisma merupakan bangun ruang yang alas dan tutupnya memiliki bentuk dan ukuran yang sama. Bentuk alas dan tutup prisma merupakan bangun datar segi-n, misal segi tiga, segi empat, segi lima, dst.
Prisma ada dua macam yaitu prisma tegak dan prisma miring.

Sifat - sifat prisma;

  • Memiliki alas dan tutup sejajar serta memiliki bentuk dan ukuran yang sama.
  • Setiap sisi tegak prisma berbentuk persegi panjang.
  • Prisma memiliki rusuk tegak
  • Semua rusuk tegak sejajar dan sama panjang.


Banyak sisi, rusuk, dan titik sudut berbagai jenis prisma:

  • Prisma segitiga mempunyai 5 sisi, 9 rusuk, 6 titik sudut.
  • Prisma segiempat mempunyai 6 sisi, 12 rusuk, 8 titik sudut.
  • Prisma segilima mempunyai 7 sisi, 15 rusuk, 10 titik sudut.
  • Prisma segienam mempunyai 8 sisi, 18 rusuk, 12 titik sudut.
  • Prisma segitujuh mempunyai 9 sisi, 21 rusuk, 14 titik sudut.

Jaring-jaring prisma hampir sama dengan jaring-jaring kubus maupun balok, karena pada dasarnya kubus maupun balok merupakan prisma yang alas dan tutupnya berbentuk segiempat.
Berikut adalah contoh jaring-jaring prisma yang alasnya berbentuk segitiga.


Berdasarkan gambar jaring-jaring prisma di atas dapat diketahui bahwa semua sisi tegak jika dikumpulkan akan membentuk bangun persegi panjang. Dengan sisi panjang persegi panjang sama dengan keliling sisi alas prisma, sedangkan lebar persegi panjang sama dengan tinggi prisma. Dengan  demikian luas permukaan prisma dapat dihitung dengan menggabungkan luas alas, luas seluruh sisi tegak (persegi panjang), dan luas tutup. Mengingat luas alas sama dengan luas tutup, maka luas permukaan prisma dapat dihitung menggunakan rumus;

L permukaan prisma = 2 x La + (Ka x t)

dengan, La adalah luas alas prisma
              Ka adalah keliling alas prisma
              t adalah tinggi prisma

Volume prisma pada dasarnya sama dengan volume volume kubus maupun balok, oleh karena itu dalam mencari volume prisma hampir sama dengan cara mencari volume kubus maupun balok, yaitu: luas alas dikalikan tinggi , atau 

V prisma  = La x t

dengan , La adalah luas alas prisma
              
              t adalah tinggi prisma




Selasa, 24 September 2019

Cara menemukan KPK

Cara Menemukan   KPK
-----------

KPK merupakan singkatan dari Kelipatan Persekutuan Terkecil. Materi mengenai Kelipatan Persekutuan Terkecil (KPK) diajarkan kepada siswa sejak di sekolah dasar. Dan masih terus diajarkan pada jenjang SMP.

Untuk mencari KPK sangatlah mudah. Yaitu dengan menentukan kelipatan dari dua atau lebih suatu bilangan. Kemudian menemukan bilangan-bilangan dengan angka yang sama persis dari bilangan-bilangan kelipatan tersebut. Setelah ditemukan bilangan-bilangan yang angkanya sama, selanjutnya pilihlah bilangan dengan nilai terkecil di antara bilangan-bilangan yang sama tersebut.

Sebagai contoh kita akan mencari KPK dari bilangan 12 dan 16, maka yang kita lakukan adalah;

  • menentukan kelipatan dari bilangan 12 dan kelipatan dari bilangan 16, yaitu ( 12; 24; 36; 48; 60; 72; 84; 96; 108; ... ) dan  ( 16; 32; 48; 64; 80, 96; ... )
  • di antara bilangan kelipatan 12 dan bilangan kelipatan 16 terdapat bilangan yang merupakan kelipatan 12 maupun kelipatan 16, yaitu 48 dan 96.
  • di antara bilangan 48 dan 96 kita pilih salah satu bilangan dengan nilai terkecil yaitu 48.
  • dengan demikian kita telah menemukan Kelipatan Persekutuan Terkecil dari bilangan 12 dan bilangan 16 yaitu bilangan 48. 

Bagaimana adik-adik, mudah bukan? Sekarang giliran adik-adik mencoba mencari KPK dari bilangan yang berbeda. Selamat mencoba ....!

Kamis, 23 Agustus 2018

Sifat-sifat Operasi Hitung pada Bilangan Bulat

Pada operasi hitung bilangan bulat berlaku beberapa sifat operasi, antara lain;
A. Sifat Komutatif (pertukaran tempat)
B. Sifat Asosiatif (pengelompokan)
C. Sifat Distributif (penyebaran)

* Contoh penerapan sifat Komutatif pada operasi penjumlahan dan perkalian.

18 + 17 = 17 + 18
30 × 24 = 24 × 30
Dari kedua contoh di atas kita lihat antara sisi kiri dan sisi kanan memiliki nilai  sama yaitu 35 pada contoh operasi penjumlahan serta 720 pada contoh operasi perkalian.

      Bagaimana halnya jika sifat komutatif diterapkan pada operasi pengurangan maupun pembagian? Ayo kita cari tahu. Untuk itu kita harus mencobanya ya. Pertama kita coba pada operasi pengurangan. Sebagai contoh,
apakah 15 - 12 hasilnya sama dengan 12 - 15?

Jika kita hitung
15 - 12 hasilnya 3, sedangkan
12 - 15 hasilnya -3.
Dengan demikian 15 - 12 tidak sama dengan 12 - 15

Sekarang coba kita terapkan sifat komutatif pada operasi pembagian.
Sebagai contoh,
apakah 9 : 3 hasilnya sama dengan 3 : 9?

Jika kita hitung
9 : 3 hasilnya 3, sedangkan
3 : 9 hasilnya 1/3.
Dengan demikian 9 : 3 tidak sama dengan 3:9

* Contoh penerapan sifat Asosiatif pada operasi penjumlahan dan perkalian
(13+11) + 6 = 13 + (11+6)
(40×25) × 60 = 40 × (25×60)

Bagaimana jika sifat asosiatif kita terapkan pada operasi  pengurangan dan pembagian? Untuk mengetahui jawabannya, ayo kita coba menerapakan sifat asosiatif pada operasi pengurangan dan pembagian.

Sekarang kita mulai dengan menerapkan sfat asosiatif pada operasi pengurangan.

 

* Contoh penerapan sifat Distributif Perkalian terhadap Penjumlahan dan Pengurangan
18 × (13+12) = (18×13) + (18×12)
26 × (23-16) = (25×23) - (25×16)


Minggu, 08 Juli 2018

Pentingnya Belajar Sejak Kecil

Salam,
Belajar di waktu kecil bagaikan mengukir di atas batu. Memang lebih sulit dan cenderung lebih lama terbentuk. Namun jika sudah terbentuk akan bertahun - tahun, berpuluh-puluh tahun bahkan ribuan Tahun. Begitulah perumpamaan belajar atau menuntut ilmu di waktu kecil. Mungkin kita akan mulai dengan bersusah payah. Namun jika ilmu sudah didapat, ia akan melekat selama bertahun-tahun bahkan berpuluh-puluh tahun  hingga ajal datang menjemput.

Betapa pentingnya belajar di waktu kecil karena ilmunya akan bertahan pada waktu yang lama. Tentunya akan bermanfaat  pemiliknya. Sebaliknya belajar di waktu tua bagai mengukir di atas air. Walaupun cepat selesai namun cepat pula ukiran tersebut rusak bahkan hilang. Itulah perumpamaan belajar di waktu usia sudah tua. Walaupun tidak selalu demikian.

Walau bagaimanapun akan lebih baik lagi jika kita mulai belajar sejak usia kita masih kecil karena akan lebih bermanfaat untuk diri kita. Oleh karena itu bagi anak-anak, jangan pernah sia-siakan kesempatan untuk belajar selagi masih banyak waktu dan kesempatan. Karena kalau sudah tua kesempatan untuk belajar biasanya akan berkurang seiring dengan bertambahnya beban tanggung jawab yang harus ia tunaikan. Jangan pernah menunda-nunda waktu belajar sampai hari tua datang.

"Melentur Buluh Bermula Dari Rebungnya"

Salam.

Membagi Waktu

Apa kabar adik-adik?
Tentunya adik-adik dalam kondisi sehat bukan? Kesehatan memang penting. Bagaimana tidak. Jika kita dalam kondisi sakit atau sedang kurang sehat  maka aktivitas kita akan terganggu. Ini berarti usaha kita dalam mencapai masa depan  yang gemilang juga terganggu. Semua orang pasti menginginkan hari esok lebih baik dari hari ini. Semua orang pasti memiliki cita-cita untuk hidup lebih baik di masa depan. Namun tidak semua orang bisa mencapai apa yang dia inginkan.  Hal ini tentunya dipengaruhi oleh apa yang dilakukan pada waktu sebelumnya. Terus bagaimana yang seharusnya kita lakukan agar masa depan kita lebih baik dan cita-cita kita dapat terwujud?

Banyak hal yang harus kita siapkan untuk masa depan. Banyak hal pula yang harus kita pelajari hari ini. Namun apapun yang kita lakukan jika itu hanya asal-asalan tidak akan mendapatkan hasil maksimal. Oleh karena itu kita harus bersungguh-sungguh dalam melakukan setiap usaha kita. sebagai siswa kita haru bersungguh-sungguh dalam belajar, baik di rumah maupun di sekolah. Bahkan ketika belajar di tempat lain, karena hakikatnya seluruh bumi ini adalah tempat belajar bagi seorang siswa.

Salah satu contoh bukti kesungguhan kita  dalam belajar adalah dengan membagi waktu dengan baik. Bagaimana maksudnya? Dalam setiap hari kita perlu menjaga semangat belajar kita sebagai siswa. Oleh karena itu setiap hari penting sekali kita membuka dan membaca buku. Bahkan pada waktu libur semester kita sebaiknya tetap berhubungan dan berteman dengan buku, karena buku adalah sumber ilmu. Jangan sampai waktu liburan kita habiskan hanya untuk bermain dengan teman-teman saja. Walaupun bermain itu perlu. oleh karena itu kita harus pandai dalam membagi waktu. Ada saatnya bermain dengan teman-teman., ada saatnya belajar membantu orang tua, dan ada saatnya belajar  secara mandiri. Belajar secara mandiri itu penting, karena untuk kebutuhan diri sendiri. Ada juga saatnya makan/ minum dan olahraga untuk menjaga agar tubuh kita tetap terjaga kesehatannya. Makan dan minum dengan teratur agar tubuh kita sehat dan kuat. Bagi siswa yang beragama Islam biasanya ada kegiatan mengaji di langgar, mushola maupun di TPA/TPQ ataupun sejenisnya. Hal itu pun penting sehingga perlu diperhatikan. Begitu juga mengenai menjaga sholat lima waktu untuk mendekatkan diri kepada Tuhan. Dengan mendekatkan diri kepada Tuhan semoga doa kita terkabul.

Berapa kali kita belajar secara mandiri di rumah? Untuk mendapatkan kesan yang kuat di pikiran kita, maka sebaiknya belajar mandiri minimal dua kali setiap hari. Yaitu ketika baru pulang dari sekolah dengan tujuan mengingat kembali pelajaran yang baru saja didapat di sekolah serta sore atau malam hari. Jika ada PR sebaiknya dikerjakan terlebih dulu. Jangan sampai terlupa PR tidak dikerjakan. Masing-masing anak di masing tempat kondisinya mungkin berbeda. Oleh karena itu belajar pada sore hari atau belajar pada malam hari boleh saja yang penting tetap dikerjakan, dan jangan pernah terlewatkan.
Selamat Belajar.



Rabu, 31 Januari 2018

Perkenalan

Salam edukasi,
Apa kabar adik-adik? Tentunya adik-adik sehat, bukan?? Ya, tentu sekarang adik-adik sedang dalam kondisi sehat. Buktinya buktinya sekarang sedang menatap layar. Karena kalau sedang sakit pasti tidak akan betah berada di depan layar seperti sekarang.
O ya, sebelum saya lanjutkan pembicaraan kita kali ini, saya mau tanya. Adik-adik sudah mengerjakan PR dari Bapak/Ibu Guru hari ini belum? Sudah membuka kembali buku yang yang digunakan di sekolah tadi pagi belum? Kalau belum, saya sarankan mengerjakan PR hari ini terlebih dahulu. Buku-buku yang digunakan di sekolah tadi pagi juga perlu dibuka kembali, dengan tujuan untuk mengingat materi pelajaran yang diajarkan oleh Bapak/Ibu Guru tadi pagi. Jangan suka menunda-nunda malaksanakan tugas ya, karena jika kita menunda-nunda melaksanakan tugas menjadikan hati kita merasa tidak tenang. Dengan demikian dapat mengurangi hasil prestasi belajar lho.
Adik-adik,
Pernahkah adik-adik mendengar atau membaca istilah "belajar sepanjang hayat"? Ya, manusia memang berkewajiban untuk selalu belajar. Baik ketika sedang berada di sekolah maupun di luar sekolah. Namun tentunya dengan cara yang belum tentu sama, bukan? Ketika berada di sekolah maka adik-adik wajib menaati perintah dari bapak maupun ibu guru, karena dengan demikian bimbingan belajar dari Bapak/Ibu Guru kepada adik-adik dapat berlangsung dengan baik.
Bagaimana ketika berada di rumah???
Ketika berada di rumah maka yang menjadi guru adalah kedua orang tua.